Makna Motif Batik Solo Yang Harus Kamu Ketahui

Solo merupakan salah satu Kota Batik yang memiliki beraneka ragam motif batik terus diproduksi secara turun menurun. Semakin berkembangnya teknologi saat ini, beragam teknik pembuatan juga dilakukan, mulai dari teknik batik tulis, batik cap maupun batik printing. Kampung Batik Laweyan dan Kauman menjadi daerah yang banyak dikenal sebagai sentra kerajinan batik di Surakarta.

Ada ratusan bahkan ribuan motif – motif batik yang ada di Solo, baik motif batik tradisionil maupun motif batik dengan desain modern. Beberapa jenis motif batik tradisional di Solo yang paling populer adalah :

  1. Motif Parang (Batik Solo)

Batik Parang merupakan salah satu motif batik yang dapat dikatakan paling tua di Indonesia. Makna parang berasal dari kata Pereng yang berarti lereng. Perengan melukiskan sebuah garis menurun dari tinggi ke rendah secara diagonal. Susunan motif S yang saling jalin -menjalin tidak terputus melambangkan sebuah kesinambungan. Bentuk dasarnya dari huruf S diambil dari ombak samudra yang melambangkan semangat yang tidak akan pernah padam. Batik ini adalah batik asli Indonesia yang sudah ada sejak pada zaman keraton Mataram Kartasura (Solo). Makna yang terkandung dalam Batik Parang ini mengandung tentang nasihat agar seseorang yang mengenakannya tidak pernah menyerah, kokoh seperti batu karang yang selalu diterjang ombak lautan dan selalu tegar. Selain itu, batik parang juga memberikan gambaran tentang jalinan hubungan yang tidak pernah putus dalam upaya memperbaiki diri, memperjuangkan kesejahteraan, maupun bentuk pertalian keluarga.

  1. Motif Kawung

Batik kawung ini memiliki motif yang terbilang sederhana, terbentuk dari pola bulatan mirip dengan buah Kawung, sejenis buah kelapa atau yang  biasa sebut buah kolang-kaling. Motif hiasan yang berupa rangkaian kombinasi lingkaran ini disusun secara berjejer rapi secara simetriss dan geometris. Motif batik kawung yang banyak dimaknai sebagai gambar bunga teratai dengan empat lembar daun bunga yang telah merekah. Bagi orang Jawa bunga teratai sering diartikan sebagai umur yang panjang dan arti kesucian. Pada masa lalu, motif batik kawung biasanya hanya boleh dipakai oleh para kalangan kerajaan saja. Dengan mengenakan motif batik kawung ini, bisa mencerminkan kepribadian sebagai seorang pemimpin yang mampu mengendalikan hawa nafsu dan dapat menjaga hati nurani.

Beli Baju Batik dan kain batik berkualitas dengan harga terjangkau di https://batik-s128.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *