Membedakan Batik Tulis Dengan Batik Printing

Batik merupakan salah satu peninggalan budaya Indonesia yang harus kita jaga dan lestarikan. Di era modern ini, seni tulis batik telah menjelma menjadi industri yang menjanjikan, sehingga batik cap lebih berorientasi pada bisnis dan industri daripada nilai filosofis dan artistik yang telah menjadi sebuah merek. pabrik batik tulis. Hal ini harus didekati secara positif, karena dengan hadirnya batik cap modern akan menjangkau segala usia dan ekonomi. Baik anak-anak, remaja maupun dewasa sama-sama dari golongan ekonomi rendah dan tinggi karena baju batik printing (kain bermotif batik) memiliki nilai jual yang lebih murah dan ramah dikantong.

Namun terlepas dari keunggulan batik modern, kita harus dan terus menerus melestarikan dan melestarikan seni batik yang merupakan warisan bangsa yang agung. Karena dari batik tulis inilah muncul filosofi dan sejarah bangsa yang harus kita hormati.

Berikut beberapa cara membedakan batik tulis asli dan batik cap (kain bermotif batik):

  • Lihat, perhatikan warna batiknya. Batik tulis asli memiliki warna yang natural, padat dan kuat. Sedangkan kain dengan motif batik bersifat sintetis, tidak natural, kusam dan tidak padat. Selain itu, corak batik asli terlihat kurang rajin / tidak beraturan, karena buatan tangan. Di sinilah letak nilai seni batik yang tinggi karena dikerjakan secara manual oleh pengrajinnya. Meski corak pada batik cap terlihat terlalu sempurna, nyaris sempurna. Hal inilah yang menghilangkan nilai seni batik.
  • Diraba, tahan, dan rasakan tekstur kainnya. Jika memegang batik letter original di tangan, kain akan mudah rontok, tidak kaku dan bertekstur lembut. Saat mencetak batik, saat dipegang kainnya kaku dan teksturnya agak kasar. Hal ini disebabkan karena sifat pewarna yang hanya menempel pada lapisan luar kain tidak meresap ke dalam kain seperti halnya batik asli.
  • Bau, bau permukaan kain. Batik tulis asli memiliki bau yang khas yaitu bau lilin. Sedangkan kain batik memiliki bau minyak yang kuat.
  • Di bagian belakang, perhatikan bagian kain yang salah. Huruf batik asli, bagian dalam memiliki corak dan warna yang hampir sama dengan bagian luar. Meski kainnya bermotif batik, namun jika diperhatikan corak dan warna interiornya sangat berbeda dengan eksteriornya.
  • Harganya lebih mahal. Jangan terlalu senang jika menemukan batik dengan harga murah. Meski harga merupakan hal yang relatif, perlu diingat bahwa batik tulis asli lebih mahal dari kain bermotif batik. Karena diproses secara tradisional, biaya pengolahannya juga lebih mahal. Lain halnya dengan kain bermotif batik, karena pengerjaannya dilakukan dengan mesin maka harga jualnya lebih murah.

Dengan mengetahui 5 tips dasar yang telah disebutkan di atas, semoga Anda dapat mempelajari batik lebih teliti apakah batik yang Anda beli adalah batik tulis atau bukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *